11sep17/11:44

Yang gua tau, sebagai lekaki atau kepala keluarga, gua sangat diwajibkan menafkahi keluarga gua. Gak peduli balasan yang bagaimanapun yang gua dapat. Tujuan gua lebih kepada janji gua kepada Allah saat di akad nikah.

Mau kalian menganggap bodoh atau memanfaatkan, itu hak kalian. Gua tetep akan melakukan hak gua dengan memberi nafkah tanpa harus memaksa istri bekerja. Maaf, gua lelaki yang bukan sok berdiri kuat, tapi pada kenyataannya hanya bersembunyi di ketiak istri.

Gua lebih percaya “Bahwa Allah tidak akan memisahkan yang baik, kecuali dengan menggantinya yang lebih baik”

Allahu a’lam bis_shawabi

Advertisements